Stock Handal, Transaksi Cepat dan Akurat..... Buktikan...!

Penjelasan Lengkap Pengetatan Lintas-Regional T-SEL

/ Category:

Konsisten dengan prinsip transparansi dari V+Plus, kami merasa wajib memberikan informasi selengkap mungkin tentang pengetatan transaksi lintas regional dan kenaikan harga dari TSEL belakangan ini.

LATAR BELAKANG
Dari dulu, T-SEL (dan juga ISAT dan XL) sebenarnya sudah menerapkan pembagian stok berdasarkan regional. Masing-masing regional ditangani dealer resmi yang ditunjuk. Namun dari ketiga operator besar tersebut, T-SEL yang paling ketat menjalankan regionalisasi tersebut.

Fungsi regionalisasi tersebut adalah untuk mengatur alokasi stok dan harga sesuai kondisi regional bersangkutan. Sebagai contoh, untuk regional Jatim dan Jateng yang tingkat persaingannya tinggi, harga diusahakan lebih rendah agar tidak terpaut jauh dengan kompetitor. Sementara itu, di wilayah seperti Sumatera atau Indonesia Timur, harga diusahakan lebih tinggi karena Telkomsel hampir memonopoli wilayah tersebut.

Skema ini berjalan mulus sampai tibanya inovasi berupa server multi-operator. Para pemain server ini dengan cepat melihat celah perbedaan harga antara satu regional dengan regional lainnya. Mereka mengambil stok harga murah di satu regional dan membuang ke regional dengan harga lebih murah.

Karenanya, Telkomsel dan para dealer resminya mulai kesulitan mengendalikan harga pasar. Hal ini diperparah oleh keberadaan pemain server besar yang mampu membuang harga di bawah harga retail MKIOS sehingga tekanan harga jual ke dealer Telkomsel semakin berat. Kadang di saat banjir barang, para dealer tersebut terpaksa menjual modal ke pemain server yang mampu menyediakan dana segar untuk membantu penyetoran minggu berikutnya ke T-SEL. Lingkaran setan ini memaksa beberapa dealer resmi yang dulunya mampu mengeruk keuntungan besar, mulai terseok-seok. Beberapa diantaranya malah bangkrut atau terpaksa menjual usahanya.

Telkomsel yang melihat gejala kurang baik tersebut akhirnya memutuskan dua kebijakan untuk menolong para dealer resminya:

Pertama, diskon ke dealer resmi dipotong setengahnya. Diskon 4% untuk nominal 5/10/15/20/25 dipotong menjadi 2%; untuk nominal 50 dari 5% menjadi 2.5%; dan untuk nominal 100 dari 7% menjadi 3.5%. Sisa diskon sebelumnya akan diberikan di belakang hanya bila para dealer patuh terhadap aturan T-SEL, antara lain membatasi transaksi lintas regional.

Kedua, alokasi lintas regional yang sebelumnya 15% dari seluruh transaksi dipangkas menjadi hanya 5%.

Dengan adanya ancaman hukuman dari T-SEL tersebut, para dealer langsung memperketat aturan lintas regional. Sasaran utama tentu saja para pemain server yang selama ini sulit dikendalikan penjualannya. Diskon di belakang juga membuat para dealer semakin semangat menjalankan aturan T-SEL tersebut.

KONDISI SEKARANG
Karena adanya kebijakan tersebut, banyak pemain server yang kesulitan mendapatkan stok untuk transaksi lintas regional. V+PLUS tidak terlepas dari kesulitan tersebut, walau kondisi kita tidak terlalu parah karena dari awal kita sudah membatasi penjualan lintas Jatim/Sumut. Namun karena adanya beberapa downline kami yang berkembang di luar regional resmi kami, dan sudah menjadi rekan setia kami selama ini, kami tetap berusaha menyediakan stok lintas regional semampu kami.

Akan tetapi, harus kami akui, V+PLUS tidak bisa menjamin transaksi ke nomor-nomor luar Jatim/Sumut bisa selancar dan dengan stok sekuat sebelumnya. Untuk itu, kami memohon maaf sebesar-besarnya. Karena kami benar-benar ingin usaha para mitra kami tidak terganggu, dengan hati lapang kami menganjurkan para agen-agen V+Plus di luar regional Jatim/Sumut agar mengambil operator cadangan di wilayahnya masing-masing (jangan ambil lagi yang di luar wilayah Anda agar penjualan Anda tidak bermasalah). Jadi, bila stok lintas regional V+Plus habis, Anda masih bisa tetap berjualan.

Sedangkan untuk transaksi JATIM dan SUMUT, V+Plus tetap konsisten menjaga kesinambungan stoknya secara lengkap seperti sebelumnya.

Kami juga terpaksa menutup layanan H2H khusus untuk produk-produk T-SEL karena banyaknya transaksi lintas-regional melalui layanan tersebut; di samping menghimbau kerja sama agen-agen kami agar tidak menambah downline di luar wilayah JATIM/SUMUT demi kelancaran transaksi kita bersama.

KE DEPANNYA...
Kelihatannya, T-SEL benar-benar serius kali ini sehingga sulit berharap kebijakan tersebut akan kembali ke keadaan semula. Mau tak mau, kita semua harus beradaptasi dengan ketentuan baru TSEL ini